Pengaruh Motivasi Belajar dan Disiplin Siswa Terhadap Prestasi Siswa

Posted by AllSoft Sabtu, 14 Agustus 2010 0 komentar
BAB I

PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah
Siswa adalah sumber daya yang berharga dalam sekolah, sebab melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh manusia ini, sekolah dapat mencapai tujuannya. Seiring dengan itu pula siswa sebagai anggota sekolah mengupayakan agar pendidikan tetap berlangsung kehidupannya serta mengembangkannya untuk mencapai kemajuan yang diinginkan, karena sebagai salah satu bentuk kehidupan. Sekolah ini pun terikat dalam proses keberadaan pertumbuhan dan perkembangan.



Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), dimana secara mendasar pendidikan mempunyai peranan meningkatkan kemampuan dasar manusia untuk mendapatkan memanfaatkan, mengembangkan, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. SDM berkualitas sangat penting,dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan . Oleh karenanya, perluasan dan pemerataan kesempatan belajar merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan, baik sarana maupun prasarana pendidikan tingkat dasar, menengah dan atas. Pada awalnya dimulai dengan program wajib belajar 6 tahun, kemudian diperluas 9 tahun, sehingga mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pendidikan. Dengan demikian, setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti pendidikan sampai ke tingkat atas minimal sampai tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP).


Penempatan siswa merupakan salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya motivasi belajar siswa pada suatu sekolah. Penempatan siswa adalah bentuk dari pengembangan sumberdaya manusia yang mengarah pada pencapaian keunggulan sekolah karena penempatan siswa adalah bentuk usaha meningkatkan motivasi belajar siswa. Penempatan siswa akan membawa dampak positif karena akan mampu meningkatkan kemampuan, keterampilan dan sikap siswa terhadap tugas-tugasnya.


Salah satu upaya yang dapat dilakukan organisasi untuk menunjukkan prestasi adalah dengan memberikan disiplin dan program siswa yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan sekolah. Kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi membawa konsekuensi logis kepada sekolah yang bekerja untuk mencapai target prestasi pendidikan. Untuk memenangkan persaingan maka sekolah dituntut untuk memperbaiki prestasi kepada sekolah yang menjadi sentral dalam pelayanan sebuah pendidikan.


Dengan adanya prestasi yang tinggi sangat dibutuhkan untuk dapat bekerjasama antar siswa serta dapat mencapai tujuan sekolah. Tetapi sebaliknya dengan adanya siswa yang memiliki prestasi rendah akan sukar untuk mencapai hasil kerja yang baik, serta siswa itu akan segera menyerah daripada berusaha untuk mengatasi kesukaran tersebut. Hal ini akan berlainan apabila siswa mempunyai prestasi yang tinggi, sebab dengan prestasi yang tinggi para siswa akan berusaha untuk mengatasi kesukaran dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya yang diberikan guru.


Siswa sebagai unsur dalam sekolah inilah yang diharapkan prestasinya dalam mencapai tujuan sekolah dengan belajar sesuai dengan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya. Jadi prestasi merupakan hasil yang dicapai setelah siswa melakukan suatu pelajaran. Pelajaran atau tugas dari guru ini sebelumnya sudah ditentukan terlebih dahulu dalam suatu perincian pelajaran. Jadi pentingnya prestasi belajar ini berkaitan dengan masa depan siswa juga sekolah yang bersangkutan.


Keinginan untuk berkarya oleh individu ini disebut keinginan berprestasi. Selanjutnya prestasi yang tinggi merupakan kontribusi yang berharga bagi keberhasilan sekolah sebab prestasi yang baik di semua tingkat sekolah, pencapaian tujuan dan keberhasilan sekolah menjadi sesuatu yang sangat sulit atau bahkan mustahil.


Bagi sekolah, di dalam prestasi belajar siswa dapat memberikan suatu faedah yang sangat besar, karena dapat diwujudkan keahlian yang dimiliki dari pendidikan formal maupun pendidikan non-formal dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan oleh sekolah.


Peningkatan diri siswa dalam mengerjakan pelajaran melalui prestasi belajar dilaksanakan agar dapat mengetahui prestasi yang diraih oleh siswa sehingga untuk memudahkan sekolah dapat menentukan pengembangan dan kompensasi yang diberikan kepada sekolah yang telah melalui tahap seleksi yang ketat, kemudian dilatih dan ditempatkan sesuai dengan kemampuannya.


Dengan demikian, SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx tidak hanya mengharapkan sesuatu dari guru tetapi pihak organisasi juga berusaha untuk memenuhi harapan para gurunya. Atas dasar inilah, maka penulis merasa tertarik untuk membuat penelitian ini dengan judul “Pengaruh Motivasi Belajar dan Disiplin Siswa Terhadap Prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx”



B. Identifikasi Masalah

1. Motivasi belajar dari siswa yang sangat rendah yang disebabkan minimnya pendidikan yang diberikan serta tidak sesuainya pelajaran yang diterima siswa dengan beban tugasnya.

2. Guru belum disiplin dalam melaksanakan guruannya seperti datang tidak tepat waktu dan sering tidak ada ditempat pada saat jam kerja masih berlangsung.

3. Rendahnya kualitas lulusan siswa pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx dengan kemampuan intelektualitas dan keterampilan yang dimiliki siswa dalam operasional belajarnya sangat rendah, sehingga siswa dalam melaksanakan tugasnya tidak efektif dan efisien.



C. Pembatasan Masalah

Sesuai dengan uraian di atas, prestasi adalah sebuah variabel terikat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun guna memperjelas arah dan obyek penelitian, maka dibatasi hanya mengkaji pengaruh dua variabel bebas saja yaitu motivasi belajar dan disiplin siswa pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx.

Walaupun masih ada variabel lainnya yang berpengaruh terhadap prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx, namun faktor motivasi belajar dan disiplin siswa penulis anggap sebagai faktor intern yang memiliki pengaruh langsung dan lebih mudah untuk dikondisikan atau dikendalikan daripada faktor-faktor lainnya yang bersifat eksternal terhadap prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx.



D. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini merumuskan masalah sebagai berikut :

1. Apakah terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx?

2. Apakah terdapat pengaruh disiplin siswa terhadap prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx.?

3. Apakah terdapat pengaruh motivasi belajar dan disiplin siswa secara bersama-sama terhadap prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx?



E. Maksud dan Tujuan Peneliti

Berdasarkan batasan dan perumusan masalah yang telah dikemukakan, maksud dari penelitian ini adalah :

1. Menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx.

2. Menganalisis pengaruh disiplin siswa terhadap prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx.

3. Menganalisis pengaruh motivasi belajar dan disiplin siswa secara bersama-sama terhadap prestasi pada SDN xxx Kecamatan xxx Kabupaten xxx.

0 komentar:

Poskan Komentar